Langsung ke konten utama

Laksanakan PKD 2023, PK PMII Tarbiyah Cabang Surabaya Selatan Siap Menjawab Tantangan Zaman


Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Tarbiyah Cabang Surabaya Selatan, menyelenggarakan Pelatihan Kader Dasar (PKD) selama empat hari, terhitung sejak Kamis (25/5/2023) hingga Ahad (28/5/2023) di Villa Damarsewu, Pacet, Mojokerto.

Ketua OC PKD, Sahabat Aziz mengatakan, pihaknya menjadikan momentum PKD sebagai ajang belajar para calon kader untuk menghadapi tantangan zaman. Sebab, saat ini perkembangan dan perubahan zaman melaju begitu cepat. Karenanya, kader PMII harus mampu ikut andil dalam perubahan tersebut.

"Dengan adanya Pelatihan Kader Dasar (PKD) ini nantinya bisa menghasilkan regenerasi kader yang mampu menyelesaikan masalah, berpikir kritis, kreatif, memiliki jiwa kepemimpinan, kolaborasi, kecerdasan emosional, dan negosiasi," kata Aziz sapaan akrabnya.

Selain itu, lanjut Sahabat Huda selaku Ketua Komisariat, mengatakan bahwa kali ini PKD 2023 mengambil tema : "TEROR HABITUS SIMULAKRA". Dimana disini, para peserta juga diharapkan memiliki personality produktif dalam basic skill dan soft skill yang dibutuhkan dalam mengunggulkan marwah PMII Surabaya Selatan.

Sahabat Dhani selaku Manager SC menjelaskan pasca-PKD, peserta harus mengikuti Rapat Tindak Lanjut (RTL) guna mengembangkan materi dan menjadi parameter dalam bentuk ide dan gagasan untuk mengawal dan mununtaskan persoalan yang ada di rayon maupun daerahnya masing-masing.

"Harapan kami selaku panitia, para peserta mampu menjadi kader mujahid, militan dan memiliki komitmen dengan nilai-nilai pergerakan. Menanamkan benih kader intelektual dan berjiwa ulul albab, meningkatkan sikap kritis transformatif, jiwa sosial, dan peduli dengan sesama makhluk Allah swt," harapnya.

Untuk diketahui, peserta PKD berjumlah 100  Peserta. Yang berasal dari berbagai daerah di antaranya Pasuruan dan Madura.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Deretan Teknologi Yang Diramal Sakti Dan Tren Tahun 2023, Apa Saja?

  Tren teknologi terus berganti. Memasuki 2023, empat ahli berusaha memprediksi tren teknologi nantinya. Berikut teknologi yang akan jadi tren, dirangkum dari  CNN Internasional , Kamis (1/5/2023) : Artificial Intelligence Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari e-commerce hingga algoritma media sosial. Ledakan tren ini akan sampai ke gambar dan musik pada tahun 2023, ungkap co-founder dan CEO Addo, Ayesha Khanna. Menurutnya, AI tidak akan menggantikan manusia. "AI akan menjadi anggota tim baru untuk manusia dalam banyak pekerjaan, menyumbangkan ide dan konsep". Hal yang sama juga disebutkan oleh futuris dan penulis buku, Bernard Marr. "Fokus AI akan menjadi penambah pekerja, sebab tools baru tersedia untuk memungkinkan tenaga kerja untuk sepenuhnya memanfaatkan AI". Khanna juga menambahkan lebih banyak pekerjaan diperlukan memastikan co-pilot AI generatif. Misalnya Copilot GitHub, u...

Hak dan Keterwakilan Politik Perempuan dalam Arena Politik Indonesia

Fenomena tuntutan terhadap kesetaraan gender semakin menarik ketika dikaitkan dengan politik, karena dalam sejarah perpolitikan Indonesia berbagai dinamika soal gender dalam politik sudah menjadi rahasia publik bahwa perempuan selalu didominasi oleh laki-laki. Bahkan, pernah dalam satu masa tingkat keterwakilan perempuan sangat menurun di Indonesia, meskipun itu di masa-masa berikutnya mulai meningkat meski belum maksimal, akan tetapi setidaknya ada progres ke arah yang lebih untuk menunjukkan bahwa ada pergerakan dari kaum perempuan untuk meruntuhkan budaya patriarki yang sudah mengakar di negara Indonesia.  Hak Perempuan dalam Arena Politik   Representatif kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan di area publik adalah perdebatan dari masa ke masa yang belum ada titik temu mengenai hak perempuan dalam arena politik Indonesia. Hal ini terbaca dari perilaku perempuan yang tidak terlalu ambisius dalam hal berpolitik dengan partai politik yang tidak begitu amb...

EKSISTENSI SURAT KABAR MEDIA INDONESIA DI ERA DIGITAL

Jika dilihat dari kacamata Graham Murdock (1990), Media Group bisa disebut sebagai bisnis yang memiliki karakteristik communications conglomerate, yaitu sebuah konglomerasi bisnis yang berfokus pada industri yang bergerak dalam bidang media dan selanjutnya berekspansi vertikal maupun horizontal dalam bidang industri yang sama. Sementara, jika dilihat berdasarkan pandangan Richard Bounce (1976), Media Group masuk dalam kategori concentric conglomerates, yaitu suatu korporasi yang bisnis awalnya bergerak dalam industri media massa, kemudian melebarkan sayap ke industri media lain dengan tujuan utama penguatan bisnis industri media. Media Group Network merupakan ekosistem industri media yang terintegrasi dalam multiplatform dengan komitmen memberikan informasi, berita dan hiburan yang memiliki dampak dan pengaruh. Media Group memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perjalanan bangsa Indonesia melalui industri media yang terintegrasi dan multiplatform seperi surat kabar Medi...