Langsung ke konten utama

ASWAJA Sebagai Ciri Khas Gerakan KOPRI PMII

           Di zaman yang penuh kesturi, Aswaja muncul sebagai sebuah pemahaman yang dapat mengatasi konflik antar kelompok dan menghadapi tantangan agama menghadapi multikulturalisme, multi-ideologi. Dengannya diharapkan tercipta kedamaian di dunia. Indonesia merupakan salah satu penduduk dengan jumlah penganut faham Ahlussunnah wal Jama’ah terbesar di dunia. Mayoritas pemeluk Islam di kepulauan ini adalah penganut madzhab Syafi’i, dan sebagian terbesarnya tergabung, baik tergabung secara sadar maupun tidak dalam jam’iyyah Nahdlatul ‘Ulama, yang sejak awal berdiri menegaskan sebagai pengamal Islam ala Ahlussunnah wal-Jama’ah.
        Aswaja sebagai manhaj al fikr aktif dan sangat terbuka untuk segala macam pembaharuan. Sebagai sebuah metode pemahaman dan penghayatan, dalam makna tertentu ia tidak dapat disamakan dengan metode akademis yang bersifat ilmiah. Namun demikian dalam ruang akademis pembaharuan atau perubahan sangat mungkin terjadi. Berangkat dari pola pendekatan pemahaman Aswaja perspektif manhaj Al-Fikr yang paling penting dalam memahami Aswaja adalah menangkap makna dari latar belakang yang mendasari tingkah laku dalam ber-Islam, bernegara dan bermasyarakat. Dalam karakter yang demikian inilah KH. Ahmad Sidiq (Al-Magfurlah) telah merumuskan karakter Aswaja kedalam tiga sikap, yakni; Tawasut, I’tidal dan Tawazun (Pertengahan, Tegak Lurus dan Keseimbangan). 
    Ketiga inilah yang menjadi landasan atas kerangka mensikapi permasalahan-permasalahan keagamaandan politik mempunyai kerangka berpikir, bersikap dan bertindak sesuai ASWAJA yang dikawal oleh KOPRI, sehingga memilah bagaimana konsep memperjuangkan kesetaraan perempuan yang bersikap moderat sehingga tidak terlalu kolot dengan pemikiran tekstual serta tidak terlalu liberal dalam interpretasi kesetaraan perempuan. Mengidentifikasi penyesuaian-penyesuaian antara pandangan feminism dengan pandangan keagamaan aswaja.
      Narasi gerakan KOPRI berikutnya memperjuangkan prinsip Al musawah (kesetaraan) dan Al huriyyah (kemerdekaan / Kebebasan) dan Al adalah (keadilan). Prinsip Aswaja ini meneguhkan bahwa setiap manusia berhak memperoleh sikap yang setara dan berhak memperjuangkan kemerdekaan dirinya dari hegemoni budaya yang memonopoli ruang gerak dan ekspresi manusia. Aswaja menegaskan bahwa manusia termasuk perempuan berhak terbebas dari penindasan baik penindasan sistemik ataupun budaya. Tidak boleh ada satu jenis kelaminpun yang ditinggikan derajatnya melainkan semuanya sama. Maka dengan berpegang teguh pada prinsip aswaja tersebut Kopri dengan tegas memperjuangkan nilai-nilai keadilan kesetaraan dan kemanusiaan bagi perempuan.  
            Aswaja sebagai manhaj al fikr wal harokah tentu senada dengan metode berpikir dan bergerak KOPRI yang terus memperjuangkan kehidupan yang adil dan setara bagi setiap manusia. Selain itu seperti halnya aswaja KOPRI  harus menjadi penengah atau dinamisator dalam gerakan perempuan yang menampilkan corak gerakan yang moderat. Kopri bergerak tidak ekstrim kanan dan tidak ekstrim kiri, menegaskan karakteristik gerakan yang mengecam penindasan dengan upaya-upaya ramah yang menunjukan citra diri KOPRI sebagai muslimah progresif.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Deretan Teknologi Yang Diramal Sakti Dan Tren Tahun 2023, Apa Saja?

  Tren teknologi terus berganti. Memasuki 2023, empat ahli berusaha memprediksi tren teknologi nantinya. Berikut teknologi yang akan jadi tren, dirangkum dari  CNN Internasional , Kamis (1/5/2023) : Artificial Intelligence Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari e-commerce hingga algoritma media sosial. Ledakan tren ini akan sampai ke gambar dan musik pada tahun 2023, ungkap co-founder dan CEO Addo, Ayesha Khanna. Menurutnya, AI tidak akan menggantikan manusia. "AI akan menjadi anggota tim baru untuk manusia dalam banyak pekerjaan, menyumbangkan ide dan konsep". Hal yang sama juga disebutkan oleh futuris dan penulis buku, Bernard Marr. "Fokus AI akan menjadi penambah pekerja, sebab tools baru tersedia untuk memungkinkan tenaga kerja untuk sepenuhnya memanfaatkan AI". Khanna juga menambahkan lebih banyak pekerjaan diperlukan memastikan co-pilot AI generatif. Misalnya Copilot GitHub, u...

Hak dan Keterwakilan Politik Perempuan dalam Arena Politik Indonesia

Fenomena tuntutan terhadap kesetaraan gender semakin menarik ketika dikaitkan dengan politik, karena dalam sejarah perpolitikan Indonesia berbagai dinamika soal gender dalam politik sudah menjadi rahasia publik bahwa perempuan selalu didominasi oleh laki-laki. Bahkan, pernah dalam satu masa tingkat keterwakilan perempuan sangat menurun di Indonesia, meskipun itu di masa-masa berikutnya mulai meningkat meski belum maksimal, akan tetapi setidaknya ada progres ke arah yang lebih untuk menunjukkan bahwa ada pergerakan dari kaum perempuan untuk meruntuhkan budaya patriarki yang sudah mengakar di negara Indonesia.  Hak Perempuan dalam Arena Politik   Representatif kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan di area publik adalah perdebatan dari masa ke masa yang belum ada titik temu mengenai hak perempuan dalam arena politik Indonesia. Hal ini terbaca dari perilaku perempuan yang tidak terlalu ambisius dalam hal berpolitik dengan partai politik yang tidak begitu amb...

EKSISTENSI SURAT KABAR MEDIA INDONESIA DI ERA DIGITAL

Jika dilihat dari kacamata Graham Murdock (1990), Media Group bisa disebut sebagai bisnis yang memiliki karakteristik communications conglomerate, yaitu sebuah konglomerasi bisnis yang berfokus pada industri yang bergerak dalam bidang media dan selanjutnya berekspansi vertikal maupun horizontal dalam bidang industri yang sama. Sementara, jika dilihat berdasarkan pandangan Richard Bounce (1976), Media Group masuk dalam kategori concentric conglomerates, yaitu suatu korporasi yang bisnis awalnya bergerak dalam industri media massa, kemudian melebarkan sayap ke industri media lain dengan tujuan utama penguatan bisnis industri media. Media Group Network merupakan ekosistem industri media yang terintegrasi dalam multiplatform dengan komitmen memberikan informasi, berita dan hiburan yang memiliki dampak dan pengaruh. Media Group memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perjalanan bangsa Indonesia melalui industri media yang terintegrasi dan multiplatform seperi surat kabar Medi...