Langsung ke konten utama

Devil's Advocate, Sosok Yang Bikin Ide Rame Dalam Organisasi


Kebutuhan untuk bekerja sama dengan tim sangat diperhitungkan dalam bidang pekerjaan, dikarenakan suatu pekerjaan dapat ditangani secara bersama-sama agar dapat mencapai tujuan yang besar. Selain itu, pekerjaan tersebut juga dapat dikatakan kompleks ketika membutuhkan banyak personil dengan kemampuan yang dimiliki masing-masing untuk menyelesaikannya. Ada banyak cara agar kita mampu meningkatkan kemampuan dalam bekerja sama dengan tim. Salah satunya adalah dengan berorganisasi. Saluran-saluran dalam berorganisasi dapat ditemukan ketika duduk di bangku sekolah hingga di Perguruan Tinggi. 

Menelaah penjelasan diatas, tentunya dalam berorganisasi kita menemukan banyak macam karakter manusia. Salah satu karakter dalam organisasi adalah Sang Devil's  Advocate. Devil's Advocate adalah orang-orang yang memposisikan diri sebagai oposisi dari hal-hal yang disetujui banyak orang. Misalnya, organisasi mu ada rrencana membuat acara webinar, maka perlu ada satu orang yang keras menentang ide tersebut. Tujuannya adalah mencari blind spot (blind spot merupakan sebuah titik buta atau area yang tak terlihat dari sebuah kegiatan ketika sedang kegiatan sedang berjalan) dan menyiapkan segala kemungkinan terburuk. 

Peran Devil's Advocate sangat penting dalam mengambil keputusan yang strategis terutama kalau suasana rapat sedang kurang produktif dan anggotanya minim menyumbangkan ide. Disini,Devil's Advocate berperan untuk membongkar sisi negatif dari keputusan tersebut supaya dampak negatif tadi bisa dicegah. Lalu,bagaimana cara menjadi Devil's Advocate yang baik? 

1.Keras dan masuk akal : Lawan ide-ide yang disetujui mayoritas orang tapi dengan alasan yang logis dan jelas. 

2. Jangan terbawa emosi : Ingat, menjadi Devil's Advocate hanya sebagai permainan peran,tujuan utamanya adalah melihat sisi negatif dari suatu keputusan. 

3. Tahu kapan saatnya berhenti : Menjadi Devil's Advocate bukan berarti kamu harus benar-benar tidak setuju, kamu bisa saja berpura-pura. Tapi pastikan kamu tahu kapan keputusan bersama harus diambil.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Deretan Teknologi Yang Diramal Sakti Dan Tren Tahun 2023, Apa Saja?

  Tren teknologi terus berganti. Memasuki 2023, empat ahli berusaha memprediksi tren teknologi nantinya. Berikut teknologi yang akan jadi tren, dirangkum dari  CNN Internasional , Kamis (1/5/2023) : Artificial Intelligence Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari e-commerce hingga algoritma media sosial. Ledakan tren ini akan sampai ke gambar dan musik pada tahun 2023, ungkap co-founder dan CEO Addo, Ayesha Khanna. Menurutnya, AI tidak akan menggantikan manusia. "AI akan menjadi anggota tim baru untuk manusia dalam banyak pekerjaan, menyumbangkan ide dan konsep". Hal yang sama juga disebutkan oleh futuris dan penulis buku, Bernard Marr. "Fokus AI akan menjadi penambah pekerja, sebab tools baru tersedia untuk memungkinkan tenaga kerja untuk sepenuhnya memanfaatkan AI". Khanna juga menambahkan lebih banyak pekerjaan diperlukan memastikan co-pilot AI generatif. Misalnya Copilot GitHub, u...

Hak dan Keterwakilan Politik Perempuan dalam Arena Politik Indonesia

Fenomena tuntutan terhadap kesetaraan gender semakin menarik ketika dikaitkan dengan politik, karena dalam sejarah perpolitikan Indonesia berbagai dinamika soal gender dalam politik sudah menjadi rahasia publik bahwa perempuan selalu didominasi oleh laki-laki. Bahkan, pernah dalam satu masa tingkat keterwakilan perempuan sangat menurun di Indonesia, meskipun itu di masa-masa berikutnya mulai meningkat meski belum maksimal, akan tetapi setidaknya ada progres ke arah yang lebih untuk menunjukkan bahwa ada pergerakan dari kaum perempuan untuk meruntuhkan budaya patriarki yang sudah mengakar di negara Indonesia.  Hak Perempuan dalam Arena Politik   Representatif kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan di area publik adalah perdebatan dari masa ke masa yang belum ada titik temu mengenai hak perempuan dalam arena politik Indonesia. Hal ini terbaca dari perilaku perempuan yang tidak terlalu ambisius dalam hal berpolitik dengan partai politik yang tidak begitu amb...

EKSISTENSI SURAT KABAR MEDIA INDONESIA DI ERA DIGITAL

Jika dilihat dari kacamata Graham Murdock (1990), Media Group bisa disebut sebagai bisnis yang memiliki karakteristik communications conglomerate, yaitu sebuah konglomerasi bisnis yang berfokus pada industri yang bergerak dalam bidang media dan selanjutnya berekspansi vertikal maupun horizontal dalam bidang industri yang sama. Sementara, jika dilihat berdasarkan pandangan Richard Bounce (1976), Media Group masuk dalam kategori concentric conglomerates, yaitu suatu korporasi yang bisnis awalnya bergerak dalam industri media massa, kemudian melebarkan sayap ke industri media lain dengan tujuan utama penguatan bisnis industri media. Media Group Network merupakan ekosistem industri media yang terintegrasi dalam multiplatform dengan komitmen memberikan informasi, berita dan hiburan yang memiliki dampak dan pengaruh. Media Group memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perjalanan bangsa Indonesia melalui industri media yang terintegrasi dan multiplatform seperi surat kabar Medi...