Pergerakan Mahasiwa Islam Indonesia (PMII) telah memasuki usia yang ke-63 Tahun dimana PMII lahir setelah 15 Tahun Indonesia Merdeka. PMII lahir atas inisiator dan ikhtiar para 13 mahasiswa Nahdlatul 'Ulama (NU) pada 17 April Tahun 1960 kala itu, tentu saja kehadiran PMII mempunyai misi besar ditengah arus gelombang politik otoriter dan perampasan Hak Asasi Manusia (HAM) dari orde lama sampai orde baru walaupun proses pergantian kekuasaan telah dilakukan, dengan berangkat dari hal tersebut PMII terus berkomitmen mewakafkan dirinya untuk bersama rakyat.
Pada Jum'at, 23 Juni 2023 tepat pukul 18.30 WIB Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menyelenggarakan Puncak Harlah PMII ke-63 di Benteng Vastenburg, Surakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh 1000 lebih kader PMII se-Nusantara, kurang lebih 23.000 dan mengambil tema “Penggerak Bangsa Memimpin Nusantara” serta subtema “Inspiring Nusantara”.
Beberapa pemerintah dan tokoh publik, seperti Wakil Ketua Mabinas PB PMII Maulana Habib Umar Al-Muthohar, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka, dan Denny Cak Nan turut serta hadir. Disini ada juga grup shalawat Ahbabul Musthofa Kudus dan grup gambus Balasyik hadir menemani 23.000 kader PMII di momentum ini. Dikutip dari jurnal9.tv nahdlatul ulama, Gus Abe selaku Ketua Umum PB PMII memohon maaf kepada seluruh warga Solo apabila pada tanggal 22 dan 23 Juni 2023 lalu lintas di Kota Surakarta semakin padat. Sebab akan ada 20 ribu kader PMII yang datang menggunakan bus dari Pulau Jawa dan beberapa kader luar pulau Jawa.
Beberapa pemerintah dan tokoh publik, seperti Wakil Ketua Mabinas PB PMII Maulana Habib Umar Al-Muthohar, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka, dan Denny Cak Nan turut serta hadir. Disini ada juga grup shalawat Ahbabul Musthofa Kudus dan grup gambus Balasyik hadir menemani 23.000 kader PMII di momentum ini. Dikutip dari jurnal9.tv nahdlatul ulama, Gus Abe selaku Ketua Umum PB PMII memohon maaf kepada seluruh warga Solo apabila pada tanggal 22 dan 23 Juni 2023 lalu lintas di Kota Surakarta semakin padat. Sebab akan ada 20 ribu kader PMII yang datang menggunakan bus dari Pulau Jawa dan beberapa kader luar pulau Jawa.
Begitu meriah, momentum harlah pergerakan biru-kuning ini benar-benar menjadi rekor dalam sejarah. Lantuan Shalawat dan Konser yang diselipi beberapa agenda yang sudah dilaksanakan seperti Workshop IPTEK yang dikemas dengan diskusi secara panel oleh narasumber yang ahli di bidang sosial, sains dan teknologi di kampus Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), juga ada Pasar Pergerakan yang diisi pameran UMKM para kader PMII ini mampu menggiring seluruh kader PMII se-Nusantara menhujani Kota Solo.

Komentar
Posting Komentar