Revolusi industry 5.0 menjadi hal lmendasar yang memberikan perubahan pada bagaimana cara bersosial, bekerja dan juga melaksanakan kegiatan sehari-hari. Berkaitan dengan hal tersebut, Teknologi Informasi dan Komunikasi melakukan perubahan yang tidak dapat dibendung. TIK adalah teknologi yang digunakan dalam proses untuk mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi, dan mengolah data atau informasi agar dihasilkan data yang relevan, akurat, dan tepat waktu untuk individu maupun kelompok. Teknologi Informasi dan Komunikasi yang terus berkembang seiring dengan meningkatnya kecerdasan manusia yang berujung pada tercetusnya teknologi terbaru untuk menyelesaikan sebuah masalah. Semakin berkembangnya teknologi informasi, semakin beragam pula inovasi yang dihasilkan.
Dunia virtual dengan koneksi antara tiga variable, yakni data, mesin dan manusia ini lah yang disebut sebagai Internet of Things (IoT). Adanya IoT menunjukkan peran Artificial Intelligence (AI) sebagi indentifikator khas daripada industri 5.0. Kehadiran Artificial Intelligence dengan berbagai inovasi yang semakin canggih dan kreatif memberikan dampak yang sangat signifikan dalam setiap lini kehidupan manusia, Artificial Intelligence mampu menjawab kebutuhan masa kini. Artificial Intelligence (AI) adalah istilah dari Industrial Society 4.0 dan Society 5.0 yang merupakan sebuah "program komputer, pembelajaran mesin, perangkat keras dan perangkat lunak". Ilmu yang digunakan untuk membangun kecerdasan menggunakan solusi perangkat keras dan perangkat lunak yang terinspirasi oleh rekayasa terbalik dari pola neotron yang bekerja di otak manusia.
Dalam bentuk nyata, implementasi artificial intelligence atau yang sering disebut kecerdasan buatan memberikan manfaat yang sangat signifikan pada kehidupan manusia terlebih pada kondisi saat ini, dengan adanya artificial intelligence mampu memberikan solusi terhadap berbagai masalah dibidang ekonomi, kesehatan, pendidikan dan industri sehinga roda kehidupan bisa terus berjalan sebgaimana mestinya. AI merupakan relevansi perkembangan zaman yang begitu pesat.
Terutama bicara tentang pendidikan, sistem AI ini membantu membuat profil pembelajaran untuk setiap siswa, memungkinkan materi pembelajaran disesuaikan dengan kemampuan, gaya belajar, dan pengalaman setiap siswa. Implementasi teknologi AI di bidang pendidikan mempermudah para pendidik dalam berbagai urusan terutama dalam bidang administratif seperti menentukan nilai akhir berdasarkan bobot dan penilaian,
menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, serta mempermudah tugas guru dan siswa dalam kegiatan belajar dan mengajar.
Kehadiran teknologi AI merupakan sebuah terobosan di bidang pendidikan untuk memudahkan pembelajaran dan bisa memupuk kemandirian, tidak harus menggantungkan peran guru yang terlalu dominan, tetapi guru bisa bergeser pada tataran yang memberikan pencerahan dengan kata kunci yang substansial dan yang lebih penting lagi, harus dikembalikan pada esensi mengajar yaitu pendidikan moral yang harus terjaga, mengingat dengan pesatnya perkembangan zaman maka dikhawatirkan degradasi moral manusia akan semakin parah. Untuk itu, peran guru tetap prioritas utama dalam pendidikan.
DAFTAR PUSTAKA
Faulinda E. & Nastiti ARN. 2020. Kesiapan Pendidikan Indonesia Menghadapi era society 5.0. Jurnal Kaijan Teknologi Pendidikan, 5(1): 61-66.
Yuliani W. 2018. Metode Penelitian Deskriptif Kualitatif Dalam Perspektif Bimbingan Dan Konseling. Quanta, 2(2).
Nadia, 2021. https://nasional.okezone.com/read/2021/10/28/337/2492958/waspada-pandemi-covid-19-belumusai-jangan-ciptakan-titik-lengah
Komentar
Posting Komentar